Jika kamu merasa "memerlukan" seorang teman kencan untuk merasa utuh dan puas secara pribadi, maka kamu belum siap berkencan.
Selama kamu merasa kekurangan atau tidak utuh dalam diri sendiri, setiap hubungan yang kamu masuki akan menjadi, sampai tingkat tertentu, suatu usaha untuk mencukupi kekurangan itu.
Jika kamu merasa kekurangan, kamu akan membangun seluruh hubunganmu berdasarkan kekurangan itu karena kamu akan mencari dalam diri pasanganmu atas apa yang tidak kau miliki.
Sebagian besar orang memulai hubungan dengan perasaan tidak utuh atau kekurangan. Apa yang akhirnya mereka dapatkan adalah suatu hubungan yang lemah. Keduanya tidak bisa memberikan 100% karena mereka berdua sama-sama memusatkan perhatian pada apa yang tidak mereka miliki, yang mereka harapkan bisa mereka dapatkan dari pasangan mereka. Hubungan macam ini hanya bisa bertahan selama kedua pihak merasa bahwa kebutuhan mereka terpenuhi atau kekurangan mereka tercukupi.
Sebelum Hawa diciptakan, Adam hanya seorang diri saja, tetapi ia sama sekali nggak kesepian. Kesepian adalah penyakit rohani. Adam sendirian karena dialah satu-satunya makhluk dari jenisnya, namun ia merasa seutuhnya puas sebagai seorang manusia. Ia begitu sibuk melakukan apa yang Tuhan perintahkan kepadanya sehingga ia tidak merasa perlu mempunyai seorang pasangan. Memberikan pasangan kepada Adam adalah ide Tuhan. Demikian juga dengan berkencan. Kamu siap untuk berkencan saat kau sudah terlebih dulu belajar bagaimana caranya menjadi lajang.
Seorang lajang yang sejati ialah seseorang yang utuh secara fisik, emosional, rohani dan intelektual, tanpa tergantung kepada siapapun.
Karakteristik keutuhan yaitu :
1. Mengasihi Tuhan dengan segenap keberadaaan kita baru kemudian mengasihi diri kita sendiri dengan kesan citra diri yang positif sebagai seseorang yang dikasihi dan dihargai oleh Tuhan
2. Punya iman yang jelas dan teguh (tau standar2 Tuhan dalam hidup kita dan berkomitmen menaatinya)
3. menumbuhkan akar anda sendiri (memusatkan perhatian pada motivasi dan kendali dalam diri sendiri, bukan orang lain)
Karena tidak terikat hubungan serius, para lajang bebas untuk memusatkan perhatian mereka pada perkara2 dari Tuhan.
Gunakanlah masa ini sebaik2nya dalam hidupmu. Belajarlah untuk bertumbuh mendalam dengan Tuhan dan mengasihi Dia dengan dirimu sendiri dulu.
Jangan terburu2 menjalin hubungan. Pastikan akar rohanimu tertanam kuat di dalam Tuhan sekarang karena begitu kau terlibat dalam suiatu hubungan yang serius dengan orang lain, terutama dalam suatu hubungan pernikahan, waktu dan perhatianmu akan terbagi2 antara orang tersebut serta pengabdian dan pelayananmu pada Tuhan.
Buatlah dirimu begitu terobsesi oleh Tuhan sehingga Ia harus mengganggumu untuk membawa masuk seorang lain ke dalam kehidupanmu!
Tuhan Memberkati !
Salam
--N/A--