Wednesday, March 10, 2010

Tips and Trik Mobil bebas Karat di musim hoejan...

* Seperti kita tahu air hujan banyak mengandung garam dan butir-butir kotoran halus, karena itu jangan langsung mengelapnya, lebih baik basahilah dahulu bodi mobil Anda dengan air bersih sampai merata. Kemudian cucilah mobil dengan sampoo berbusa rendah dan bilaslah kembali secara merata serta mengelapnya.

* Jangan meninggalkan kotoran atau garam oleh air hujan pada bodi mobil lebih dari 3 hari, karena akan menyebabkan timbulnya karat, jamur serta noda-noda air yang mengering.

* Bersihkan mobil Anda secara menyeluruh, seperti: engsel mobil, tepi bagasi, tepi pintu mobil, tepi kap mesin, dll. Jangan meninggalkan bekas air sehabis mencuci pada bodi mobil terlalu lama karena dapat meninggalkan bekas yang sulit dihilangkan.

* Bersihkan mobil anda sebagian dahulu atau separuh setelah selesai baru kemudian yang lain.

* Hindari pencucian mobil dengan shampoo yang berbusa tinggi, jika tidak terlalu kotor, cukup dengan air saja.

* Pemeriksaan Komponen

Periksa sistem pembakaran
Periksa seluruh komponen sistem pembakaran seperti tangki bahan bakar, saluran bahan bakar, pompa bahan bakar, saringan bahan bakar apakah perlu diganti atau tidak dan jangan lewatkan komponen sistem pembuangan, gas buang, dan rangkaian knalpot.

Pemeriksaan ini perlu karena kebocoran itu tak saja membuat terbuangnya BBM secara percuma. Bahkan bisa membuat masuknya air ke dalam tangki bensin atau tabung dalam rangkaian knalpot mobil. Bila hal itu terjadi kerusakan lebih parah pasti akan terjadi pada sistem mekanis mesin lainnya.

Periksa sistem pengapian
Periksa komponen sistem pengapian. Cek saat pengapian dan lakukan penyetelan saat pengapian yang tepat. Periksa keadaan koil dan platina. Pastikan busi dalam keadaan bersih dari kotoran, periksa keadaan busi dari kemungkinan elektroda yang aus atau terbakar.

Ganti kabel busi bila sudah bocor, keras atau terlalu tua.
Pemeriksaan lebih detail harus dilakukan pula pada penutup busi, koil atau distributor. Bila bagian ini terdapat celah atau lobang, guyuran air akan mematikan kelistrikan mobil bersangkutan.
Periksa sistem kelistrikan

Periksa komponen sistem kelistrikan apakah semua berfungsi dengan baik, seperti apakah ada kabel yang mengelupas, putus, kendor dan kerusakan lain.
Periksa lampu-lampu kendaraan apakah ada yang putus. Periksa pula instrumen switch lampu. Masuknya air dalam sistem perlistrikan dan kabel bakal menyulut terjadinya hubungan arus pendek dan membuat mobil segera mogok jika bagian ini basah.

Periksa dinamo starter
Periksa apakah motor starter berfungsi dengan baik. Apakah motor starter lancar, tidak tersendat-sendat. Paling mudah terpantau saat dinamo stater mengalami kerewelan adalah susahnya mesin mobil dihidupkan. Pastikan pula arus yang mengalir ke motor starter kuat untuk memutar motor starter.

Bila keempat bagian ini benar-benar tak luput dari pemantauan, mobil bakal jauh dari momok 'mogok' walau setiap hari terguyur hujan bahkan saat Anda terpaksa menghadapi genangan air. Saat menghadapi genangan jangan panik, sejauh tak terlampau tinggi kurang dari setengah roda mobil. Dengan perlahan dan pertahankan tekanan gas dalam posisi tetap.

top 10 of Interview Mistakes

Top 10: Interview Mistakes
Post on 17-Dec-09

Most of the time, potential job candidates are not aware of the mistakes they make before and during the interview. These small mistakes that might cost them a job.
1. Running Late Without Notice.
Turning up late for the interview and never calling to say you are running late will not give a good impression to your potential employer. If you are running late, do inform your interviewer and apologize that you are running late and ask if it is possible for you to attend the interview a little bit late or just request for the interview to be rescheduled if that is not possible.

Of course, the worst that could happen which could quash your employment chances is your attitude when you do not even bother to turn up at an interview without calling.
2. Lack of Preparation
Preparation for an interview includes:

1. Research on the background of the company
2. Bring along an extra copy of your resumé and relevant supporting documents, just in case
3. Be prepared with the answers for possible common interview questions
4. Rehearse on your speech, clarity, confidence, etc. prior to the interview

In the event that you are required to attend an interview at short notice and you applied for a job with no company description stated in the ad, keep your cool and ask questions during the interview to know more about the company.

It is recommended that you carry an extra copy of your resumé in your working bag just in case you are called for a job interview during your lunch/tea break at short notice.
3. Lack of Confidence/Over Confidence
Lack of confidence could be perceived by potential employers as your lack of preparation; being nervous could also be giving the impression that you are trying to cover something or is lying. Being over confident may turn interviewers off as you may be viewed as being too big-headed or you may be viewed as a braggart who talks more than you deliver.
4. Talking Too Much
It is not wise to talk too much and fail to listen and understand the questions asked. Listen carefully to answer the questions asked, be clear and concise in your answers to show that you understood the question and are not just rambling for the sake of talking. Be specific and respond directly to the questions asked. Be careful with your selection of words and think before you say anything to decide if what you are going to say is necessary or appropriate.
5. Inappropriate Dressing
Avoid revealing clothes or being underdressed - stick to conventional dressing, i.e. mono colours and minimal accessories.
6. Body Language
Avoid weak or too strong handshakes, minimal or almost no eye contact with the interviewer and slouching when seated. Keep a straight back when seated and refrain from fidgeting or shaking your legs, twitching your nose, biting your nails or other signs that showed your nervousness. Take a deep breath to remain calm and be aware of your body language. Your body language tells your interviewers more about you than your speech.
7. Criticising or Slating Your Previous Employers/Company/Colleagues or Complaining About Your Day
No one likes a person who complains, keep in mind that it is not a recommended icebreaker. You are being interviewed to promote yourself as the best possible candidate for the post, not to criticise others or complain about the train/car that broke down on your way to the interview.
8. Lying or Concealing Information
Never attempt to lie or cover up any vital information, no matter how important you thought it was for you to conceal the information. You may land the job but how long it will be before you are found out?
9. Failing to Ask Questions
Ask questions to show that you are interested in the job, lack of enthusiasm is a killer of your chances of employment.
10. Money Talk
Never bring up talk on salary at the beginning of the interview. Only talk about salary or your employment package, i.e. remuneration, benefits, etc. when the interviewer asks you or the matter has not been brought up and the interview is near its end.

ooi BOSS, Minta Maaf lah !

Boss, Minta Maaf Bukanlah Hal Tabu
Post on 12-Dec-09
by RO

Kecuali Anda adalah seorang malaikat, tidak ada makhluk di dunia ini yang selamanya benar. Siapapun bisa membuat kesalahan. Tidak terkecuali seorang atasan yang memimpin karyawan dan seringkali dijadikan role model mereka. Tetapi sering didapati sebuah paradigma ‘mengganggu’ bahwa seorang pemimpin selalu benar, therefore, seorang pemimpin tidak perlu minta maaf, terlebih lagi pada bawahannya.

Tetapi ketahuilah bahwa sekalipun sebagai atasan Anda merasa diri Anda imun dari keharusan meminta maaf, karyawan Anda akan mengingat setiap kesalahan yang Anda lakukan, terutama yang merugikan dan mempermalukan mereka. Jika Anda tidak melakukan sesuatu untuk memperbaikinya, enggan untuk berbesar hati mengakui kesalahan dan meminta maaf maka percayalah bahwa kepercayaan karyawan Anda akan berkurang sedikit demi sedikit. Pada akhirnya, bukan tidak mungkin mereka akan kehilangan seluruh kepercayaan bahkan rasa hormat atau respect terhadap Anda dan kepemimpinan Anda. Kalau sudah begitu, apa artinya kepemimpinan jika yang dipimpin tidak bersedia untuk mengikuti pemimpinnya?

Sungguh dahsyat dampak yang bisa ditimbulkan kelalaian meminta maaf. Sebelum Anda kehilangan kepercayaan dan respect dari karyawan Anda, hanya karena gengsi untuk meminta maaf, maka rubahlah pandangan Anda dan lakukan hal-hal berikut ini :

Maafkan diri Anda terlebih dahulu. Memang terasa memalukan saat Anda mengetahui bahwa sebagai atasan Anda melakukan kesalahan didepan karyawan. Terlebih lagi bila kesalahan tersebut mempermalukan dan merugikan karyawan Anda. Take a deep breath dan yakinlah bahwa boss pun manusia, wajar bila melakukan kesalahan dan pandanglah hal ini sebagai pelajaran berharga untuk mengembangkan karakter Anda. Ingatlah lagi bahwa daripada menyalahkan diri sendiri atau malah mencari alasan agar tidak perlu meminta maaf, lebih baik Anda mencari cara untuk memperbaiki dampak kesalahan yang Anda lakukan dan menggali hikmah yang bisa membantu ‘mematangkan’ dan mengembangkan karakter kepemimpinan Anda.

Minta maaf sesegera mungkin setelah Anda menyadari kesalahan Anda. Anda mungkin memerlukan waktu untuk menenangkan diri atau menyadari kesalahan yang telah Anda perbuat. Bahkan Anda juga akan memerlukan waktu untuk menyusun strategi untuk memperbaiki kesalahan Anda. Hal tersebut wajar Anda lakukan akan tetapi jangan menunggu terlalu lama karena karyawan lebih menghargai permintaan maaf yang dilakukan segera setelah kesalahan dilakukan.

Jangan memberikan alasan atau permintaan maaf yang berlebihan. Utarakan dengan wajar sebab kesalahan Anda, berikan analisa singkat namun informatif mengenai penyebabnya. Sama halnya dengan permintaan maaf Anda. Daripada mengutuki diri sendiri di depan karyawan, akan lebih baik jika Anda mengutarakan permintaan maaf dengan sewajarnya lalu berikan komitmen Anda untuk tidak mengulangi kesalahan tersebut. Daripada mengatakan “semua ini adalah murni kesalahan saya, saya tidak pantas jadi pemimpin kalian” lebih baik Anda mengatakan “Saya telah salah mengambil keputusan, dan saya akan bertanggung jawab atas semua kesalahan tersebut.”

Berikan kesempatan pada karyawan Anda untuk mengutarakan pendapatnya secara jujur. Sangat mungkin Anda akan menghadapi emosi mereka, terlebih jika mereka merasa dirugikan bahkan dipermalukan karena kesalahan Anda. Berempatilah dan jangan membalas ucapannya dengan defensif. Tempatkanlah diri Anda sebagai pendengar terlebih dahulu. Langkah ini akan membuat mereka merasa pendapatnya dihargai. Dan percayalah bahwa tindakan ini akan mengembalikan kehormatan Anda di mata mereka.

Segera perbaiki dampak kesalahan Anda. Setelah menyelesaikan masalah yang timbul dengan karyawan Anda, turun tangan dan perbaiki akibat kesalahan Anda. Jika hal tersebut menyebabkan hubungan dengan rekanan perusahaan menjadi renggang, lakukan pendekatan kembali, begitu juga dengan dampak negatif lainnya.

Perhatikan bahasa tubuh Anda. Saat meminta maaf, ada bahasa tubuh yang harus Anda perhatikan agar proses ini efektif, seperti jangan silangkan tangan didepan dada, make eye contact, sedikit condongkan tubuh Anda kearah mereka dan bicaralah dengan perlahan. Show them that you mean it.

Remember!

Semakin tinggi Anda ingin memimpin, semakin rendahlah Anda harus melayani. Success for you!

Chandra Ming (General Manager JobsDB.com)

Inget Micro Banking = Bank Perkreditan Rakyat Universal Group

Sehubungan dengan program pemerintah "Ayo Menabung" serta pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) belakangan ini; Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Universal Karya Mandiri sebagai bagian dari BPR Universal Group menawarkan solusi finansial bagi kebutuhan Anda di masa sekarang dan mendatang.

"Think Globally, Act Locally"

Dukungan pengalaman lebih dari 10 tahun dalam dunia perbankan BPR, serta latar belakang para perintis BPR Universal lebih dari 20 tahun di bidang perbankan dan industri finansial pada umumnya, BPR Universal Group serius dalam menggarap, serta senantiasa berfokus untuk membantu pengusaha-pengusaha mikro, pengusaha kecil, pengusaha menengah, sektor bisnis UMKM pada umumnya.

BPR Universal merupakan salah satu model penerapan micro banking perbankan swasta di Indonesia yang gencar dilakukan beberapa tahun lalu.

Kami menyadari pentingnya memelihara komitmen dengan para nasabah, salah satunya adalah mengusahakan kedekatan lagi (build trust - long relationship) dengan para nasabah-nasabah existing melalui berbagai layanan yang kami lakukan, serta nasabah-nasabah pengusaha UMKM maupun karyawan.

Saat ini kami telah memiliki lebih dari 15 outlet awal tahun ini (akhir tahun 2010 ditargetkan bertambah 15 outlet/ branch baru) di seluruh Indonesia, BPR Universal Group saat ini tersebar di beberapa kota seperti Cipanas Puncak, Bekasi, Cibinong, Riau, Pontianak, dan Jambi, yang kesemuanya dalam kondisi sehat dan terus menerus berkembang, melakukan perbaikan-perbaikan yang lebih baik untuk pelayanan lebih baik kepada para nasabahnya, serta mengungguli pesaing lainnya seperti dari BPR lainnya, koperasi simpan pinjam bahkan dari mikro banking perbankan umum.

Untuk mendukung upaya tersebut, selain pengalaman professional bankir-bankir dalam BPR Universal Karya Mandiri Cibinong, melakukan pembinaan kepada para karyawan BPR melalui berbagai macam pelatihan seperti Service Excellence, aspek-aspek perbankan, dan sebagainya.

Terkait dengan tujuan jangka panjang perusahaan kami yang serius mengembangkan sektor keuangan pengusaha UMKM, BPR Universal Group pun telah mencanangkan visi "Menjadi Lembaga Keuangan Mikro pilihan di Indonesia", serta misi kami yaitu "Membantu Masyarakat Kecil Berhasil dalam Menjalankan Usaha dan Meningkatkan Kualitas Hidup", berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik bagi nasabahnya dengan nilai nilai yang kami anut yaitu Integritas, Empati, Perbaikan Terus Menerus, Kerjasama/Teamwork, dan Keunggulan.

Salah satu cara kami lebih dekat dengan Anda ialah melalui pembukaan outlet baru dan existing outlet, dengan cabang lebih banyak, semakin dekat dengan Nasabah dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat luas di berbagai kota di Indonesia. Pada tahun 2014 kami menargetkan outlet mencapai 100 cabang yang terdiri dari BPR dan Koperasi.

Beberapa produk yang ditawarkan adalah Deposito Berjangka, Tabungan, dan layanan linkage seperti pemberian pinjaman kepada pihak debitur mikro sampai korporat dengan syarat ketentuan yang diatur bagi kemudahan Anda di waktu mendatang.

Deposito yang ditawarkan oleh BPR Universal Karya Mandiri Cibinong merupakan Deposito yang dicanangkan oleh Pemerintah / Bank Indonesia sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia untuk penyerapan Dana Pihak Ketiga (DPK).

Untuk bunga wajar deposito yang ditetapkan periode 15 Januari 2010 sampai 14 Mei 2010 dan dijamin oleh LPS / Lembaga Penjamin Simpanan adalah sebesar 10,25 % (persen) per tahun sebelum pajak.

Bandingkan dengan bunga deposito bank umum yang lebih rendah saat ini atau investasi lainnya, nilai return deposito Anda dapat memenuhi harapan Anda yang tentunya layanan kami telah disesuaikan dengan standard prosedur, ketentuan aturan-aturan BI agar investasi Deposito Anda berjalan dengan aman, nyaman, sehat yang tentunya sangat berarti bagi kebutuhan finansial Anda dimasa mendatang. Selain itu kami memberikan layanan berupa bunga non LPS yaitu deposito dengan bunga yang tinggi rendah resiko, dan deposito Anda tidak dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Pilihan tetap Anda yang tentukan.

Sedangkan layanan simpanan kami lainnya yaitu Tabungan BPR Universal Karya Mandiri Cibinong, dan lagi-lagi kami memberikan bunga/ return dan keuntungan semudah Anda berinvestasi yang sehat dan benar. Anda dapat pergunakan sebagai kebutuhan finansial untuk persiapan masa pensiun, rencana rekreasi dan sebagainya.

Untuk Kredit / Pinjaman bagi keperluan UMKM, Kredit Modal Kerja, atau Kredit Konsumtif dengan bunga bersaing, disertai agunan seperti Sertifikat Hak Milik, Sertifikat Hak Milik atas Rumah Susun, Sertifikat Hak Guna Bangunan, dan Bukti Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) Sepeda Motor / BPKB Mobil.

Keterangan, informasi produk dan sebagainya ?

Silahkan hubungi Account Officer Kami atau Customer Service BPR Universal kami di 021 - 87916646 BPR Universal Karya Mandiri Cibinong untuk memperoleh informasi lebih lanjut tentang berbagai produk layanan yang Anda perlukan.

Dapatkan layanan cepat, ramah, mudah, aman, BPR terpercaya dan sesuai dengan kebutuhan keuangan Anda sekarang juga.

Salam Hangat,
BPR Universal Karya Mandiri Cibinong, Depok, Tangerang dan Bogor

Leaders, jagalah kekompakan tim Anda !

Leaders, jagalah kekompakan tim Anda!
Post on 16-Jan-10

Organisasi bisa diumpamakan sebuah melting pot yang mempertemukan beragam karakter dan kepribadian individual menjadi satu dalam sebuah tim besar yang memiliki tujuan yang sama. Seorang pemimpin adalah pengelola dan penjaga yang salah satu tugasnya adalah meminimalisir segala bentuk gesekan atau gangguan yang terjadi antara para anggota timnya oleh karena adanya perbedaan-perbedaan. Satu satu hal penting yang harus menjadi fokus team leader adalah menjaga kekompakan dan kesolidan tim. Tim yang kompak selalu 'bermain' lebih cantik, lebih cepat, dan terbukti lebih produktif.

Membentuk suatu tim yang berisi orang-orang hebat lebih mudah dibandingkan dengan membuat mereka agar bisa bekerja sama dengan baik. Dalam sebuah tim kerja yang efektif, keahlian individu bukanlah faktor penentu kesuksesan. Sekalipun Anda punya 10 tenaga ahli dalam tim, tapi jika mereka jalan sendiri-sendiri, kurang koordinasi, serta jarang berkomunikasi, maka tim tersebut hanya terlihat kuat diluar namun berantakan didalam. Inti dari kekuatan sebuah tim adalah unity dan semangat kebersamaan bahwa one for all, all for one.

Kekompakan sebuah tim akan terlihat dari produktivitas kerja, mutu hasil kerja, serta kecepatan kerjanya. Jika sebuah tim terdeteksi mulai tidak mencapai target, proyek-proyeknya banyak yang molor pengerjaannya, sering mengalami konflik intern, dan tidak kooperatif dengan tim lain, mungkin tim tersebut mengalami 'gesekan' antar personilnya. Sebagai pemimpin Anda harus segera melakukan pembenahan dan berupaya mengembalikan kekompakan tim agar kinerja mereka menjadi lebih baik. Beberapa cara yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut:

Ketahui kelemahan dan kelebihan anak buah. Hal ini penting guna menentukan penugasan dan pembagian kelompok kerja. Idealnya masing-masing anggota tim saling melengkapi satu dengan yang lain sehingga terbentuk keharmonisan dalam melakukan tugas. Sebagai team leader Anda harus yang lebih mengetahui kelebihan dan kelemahan anak buah sehingga tugas-tugas diserahkan kepada yang ahlinya. Namun, agar pembagian tugas lebih adil dan merata - tidak menumpuk pada satu orang, usahakan Anda melakukan mix and match sehingga anak buah yang kurang begitu ahli dibidang tersebut bisa ikut membantu dan belajar dari yang lebih ahli.

Alokasikan waktu berkumpul bersama tim kerja Anda. Inti dari sebuah tim kerja adalah kebersamaan. Maka, seringlah berkumpul bersama anggota tim, bukan sekedar untuk brainstorming masalah pekerjaan, mendiskusikan rencana serta target tim ke depan atau hal formal lainnya, melainkan hal-hal yang bersifat personal. Tim Anda harus tahu dengan siapa mereka bekerja, tujuannya untuk menciptakan chemistry, membangun kepercayaan, serta mengenal kepribadian masing-masing individu. Semakin saling mengenal, semakin tercipta sebuah ikatan yang erat antara mereka.

Ciptakan suasana keterbukaan dan bangun komunikasi yang efektif. Kesalahpahaman sering menjadi penyebab ketidakkompakan sebuah tim. Keluhan, ketidakpuasan, serta ide-ide yang tidak tersampaikan merupakan bom waktu yang setiap saat bisa meruntuhkan sebuah tim. Maka, buatlah kesepakatan dengan tim Anda untuk selalu membicarakan masalah apapun di dalam tim. Sediakan diri Anda untuk menjadi penengah dan pendengar saat mereka membutuhkan Anda sebagai teman 'curhat'. Be approachable, sebab terkadang anak buah merasa segan bercerita pada Anda dan memilih team leader lain yang lebih simpatik untuk menumpahkan keluh kesah.

Buatlah peraturan bersama yang mengikat semua anggota tim. Untuk meminimalisir gesekan, buatlah kesepakatan tidak tertulis untuk selalu menjaga konduktivitas kerja dalam tim. Misalnya, jika ada anggota tim yang saling berselisih harus langsung diselesaikan secara internal, dilarang saling membicarakan di belakang, atau dilarang bercerita masalah internal tim ke tim lain. Peraturan ini penting agar masing-masing anggota berkomitmen dan bertanggung jawab dalam menjaga keutuhan timnya.

Lakukan aktivitas yang dapat memotivasi dan meningkatkan kerjasama tim. Salah satu caranya adalah melakukan outbond/outing yang bertujuan untuk melatih kekompakan tim-tim dalam divisi kerja mereka. Hal ini merupakan stimulus yang bagus, sebab dalam game tersebut terdapat latihan problem solving, kepercayaan, kekompakan, kemandirian, dan tanggung jawab yang sangat berguna untuk diterapkan dalam dunia kerja.

Remember!
Sebagai pemimpin Anda juga merupakan bagian dari team yang Anda pimpin, so terlibatlah di setiap team work Anda.

diambil dari jobsdb.com - Chandra Ming (General Manager JobsDB.com)